• About
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact
Skema Rangkaian Elektronika Dasar
  • Home
  • Samsung
  • Lenovo
  • Sony
    • Oppo
    • Huawei
    • HTC
    • LG
    • Tablet
    Home → Semua Post

    Rangkaian Mini Amplifier Dengan IC TDA7052

    10.23
    Rangkaian Mini Amplifier ini adalah rangkaian penguat audio sederhana dan murah yang cocok untuk radio saku kecil dan gadget lainnya. Rangkaian audio amplifier portabel ini didasarkan pada semikonduktor IC TDA7052. Rangkaian ini bahkan dapat dijalankan dari batere cell.

    IC TDA7052 adalah penguat output mono  yang datang dalam paket DI Package (DIP). Perangkat ini terutama dirancang untuk dioperasikan dengan baterai. Fitur dari TDA 7052 meliputi, tidak ada komponen eksternal diperlukan, tidak ada suara klik switch-on atau switch-off , stabilitas keseluruhan bagus, sangat rendah konsumsi daya (4mA arus diam), rendah THD, tidak memerlukan lempeng pendingin dan hubungan arus pendek.


    Keuntungan dari TDA 7052 adalah tetap secara internal pada 40 dB. . Untuk mengimbangi pengurangan daya output karena pasokan tegangan rendah TDA7052 menggunakan prinsip Bridge-Tied Load (BTL) yang dapat memberikan output sekitar 1 sampai 2 W RMS (THD = 10%) menjadi beban 8 Ohm dengan power supply dari 6 V.

    Rangkaian potensiometer dapat digunakan untuk mengontrol volume C1 dan C2. Kapasitor dimaksudkan untuk menyaring supplyvoltage jika baterai eliminator digunakan sebagai sumber operasi. Untuk pasokan menggunakan batere,  C1 dan C2 tidak diperlukan.
    Selengkapnya »

    Rangkaian Remote Kontrol Infra Merah Sederhana

    11.12
    Rangkaian Remote Kontrol Infra Merah Sederhana - Dengan menggunakan NE 555 dan LM 567 kita dapat membuat sistem remote control infra merah . Remote control ini bekerja berdasarkan pembacaan frekuensi sinyal yang dikirim, sehingga frekuensi sinyal transmitter harus sama dengan frekuensi menerima. Frekuensi remote control pada pemancar ditentukan dengan nilai R1 dan C1 berdasarkan persamaan berikut:


    Skema Rangkaian Remote Control Transmitter

    Seperti disebutkan di atas, penerima remote control harus mempunyai frekuensi yang sama dengan frekuensi yang dikirimkan oleh rangkain transmitter. Frekuensi rangkaian penerima ini dapat ditentukan dengan persamaan berikut:

    Skema Rangkaian penerima Remote Control

    Untuk mempermudah proses tunning, R1 pada bagian penerima remote control di pasang variabel resistor (VR). sedangkan pada transmitter bernilaai konstan (resisitor tetep/biasa). Jika rangkaian remote control telah selasia di rakit, untuk mengetahui apakah rangkaian bekerja dengan baik, langkah pertama yang harus dilakukan adalah melakukan tunning, dengan cara pemancar dihidupkan terus menerus, sedangkan R1 diatur sehingga penerima dapat mendeteksi sinyal transmitter. 

    Jika proses tuning berhasil, relay pada penerima romote control akan berpindah posisi (nye-tek), saat hal tersebut sudah terjadi berarti rangkaian remote control sudah bekerja dengan baik. untuk berikutnya dapat di coba menekan saklar pada remote control pada bagian pengirim (transmitter). seharusnya saat saklar tersebut di tekan kedaan relay pada bagian penerima remote akan berpindah kutup (nye-tek).
    Selengkapnya »

    Rangkaian Alarm Wireless untuk Mobil

    11.09
    Rangkaian alarm wireless untuk mobil ini terdiri dari 2 (dua) bagian, yaitu bagian transmitter dan bagian receiver. Bagian transmitter dipasang dimobil dan bagian receiver dipasang dirumah. Alarm mobil wireless ini digunakan untuk mobil yang diparkir diluar rumah, sehingga apabila ada yang mengganggu mobil kita maka akan diinformasikan ke rumah melalui alarm mobil wireless ini. Rangkaian alarm mobil wireless ini bekerja dengan frekuensi FM yang dapat diset sesuai keinginan. Gambar skema rangkaian untuk membuat rangkaian alarm mobil wireless terdiri dari 2 bagian sebagai berikut 

    transmitter alarm

    Bagian transmitter alarm mobil ini dipasang dimobil yang diparkir dengan sumber tegangan 12 volt DC dari accumulator mobil. Rangkaian transmitter alarm mobil wireless ini berfungsi untuk mengatifkan receiver menggunakan media wireless FM.  Rangkaian transmitter alar mobil dibuat menggunakan pemancar FM mini transistor tipe 2SC2670 yang berfungsi sebagai oscilator dan pemancar FM daya rendah. Frekuensi kerja rangkaian transmitter ini dapat diset dengan mengatur trimer kapasitor sehingga sesuai dengan frekuensi kerja receiver alarm mobil. 

    Receiver alarm

    Receiver alarm mobil wireless ini berfungsi untuk menerima sinyal dari rangkaian transmitter kemudian untuk mengaktifkan alarm atau sirine. Rangkaian receiver alarm mobil wireless ini dibuat menggunakan modul IC receiver FM CXA1019 standart sesuai datasheet. Output rangkaian receiver CXA1019 ini digunakan untuk mengaktifkan alarm melalui rangkaian saklar elektronik. Output receiver CXA1019 dihubungkan menggunakan transformer IT untuk mengaktifkan transistor T2 BC548 kemudian mengaktifkan driver relay transistor T3 BEL187. Apabila receiver CXZA1019 ini menerima sinyal dari transmitter alarm mobil wireless maka akan mengaktifkan transistor T2 kemudian T3 dan menggerakan relay untuk menyalakan alarm. 
    Selengkapnya »

    Rangkaian Pemancar FM Stereo Sederhana

    12.23
    Rangkaian Pemancar FM Stereo Sederhana ini merupakan piranti menarik yang akan menyiarkan sinyal stereo berkualitas tinggi dalam rentang frekuensi antara 88 – 108 MHz. Rangkaian ini dapat dihubungkan ke semua jenis sumber audio stereo seperti komputer, laptop, CD/VCD/DVD player, walkman, televisi, tape deck atau sistem stereo untuk mengirimkan suara stereo dengan kejelasan yang sangat baik di seluruh kantor, pekarangan rumah, atau kampung kelahiran Anda. Rangkaian ini juga dapat digunakan dalam mobil untuk memutar CD melalui radio mobil Anda ketika melekat pada CD player atau mendengarkan stasiun radio satelit melalui radio FM.


    Daftar komponen :
    • R1 = 1K
    • R2 = 22K
    • R3 = 68K
    • R4 = 50K Potensiometer
    • R5 = 5,6K
    • R6 = 150K
    • R7 = 330
    • R8 = 68K
    • R9 = 22K
    • R10 = 1K
    • C1 = .001
    • C2 = 4,7
    • C3 = 10
    • C4 = 220pF
    • C5 = .001
    • C6 = .1
    • C7 = 10
    • C8 = 47pF
    • C9 = 10pF
    • C10 = 10pF
    • C11 = 10pF
    • C12 = 10pF
    • C13 = .001
    • C14 = 10
    • C15 = .001
    • C16 = 4.7
    • XTAL = 38KHz
    • L1 = 3 turns or 5 mm wire 5 core

    Rangkaian Pemancar FM Stereo ini didasarkan pada IC BA1404 yang berisi sirkuit kompleks untuk menghasilkan sinyal FM stereo. Sebuah kristal KHz 38 menyediakan sub-carrier stabil untuk sinyal stereo. Rangkaian osilator cukup stabil untuk penerimaan yang handal bahkan di radio FM digital. Tersedia juga penyesuaian input terpisah antara kanan dan kiri  
    Selengkapnya »

    Skema Rangkaian Dimmer Sederhana

    11.40
    Skema Rangkaian Dimmer Sederhana - Rangkaian Dimmer adalah rangkaian yang bisa mengatur besaran dan juga tingkat cahaya lampu yang menyala. Anda bisa mengaturnya mulai dari yang redup hingga ke remang-remang sampai ke nyala lampu yang terang. Dan anda juga bisa membuat rangkaian dimmer pengatur nyala lampu dengan pola sederhana. Di dalam rangkaian dimmer ini, terdapat 3 komponen penting guna mengatur kerja dimmer ini. Komponen TRIAC berfungsi untuk mengatur besaran tegangan AC yang masuk ke perangkat lampu ini. Sementara komponen DIAC dan VR berfungsi untuk mengatur bias TRIAC guna menentukan titik on dan off pada komponen TRIAC ini.


    Komponen TRIAC yang bisa anda gunakan dalam rangkaian ini bisa menggunakan semua tipe dengan kapasitas yang disesuaikan dengan beban dari lampu itu sendiri. Standardnya TRIAC jenis AC03F dan AC05F biasa digunakan untuk komponen ini. Dan komponen DIAC bisa diganti dengan lampu neon kecil. Untuk kapasitor, gunakan kapasitor dengan nilai batas tegangan minimal 250 volt. Dan diusahakan lebih tinggi lagi dari batas minimal tersebut. Sementara untuk resistor, pilih komponen resistor yang memiliki daya minimal 0.5 watt.

    Sementara untuk cara kerja dimmer sendiri adalah. Tegangan masuk ke dalam trafo dengan nilai output travo 220 V. Tegangan tersebut masuk ke dioda bridge yang memiliki kapasitor 1000 nf 16 v dimana akan mengubah gelombang DC menjadi lebih halus. Perlu diperhatikan juga untuk kapasitor yang digunakan. Seperti yang sudah disebutkan diatas gunakan besaran minimal dari tegangan output. Jika kurang dari itu, rangkaian dimmer akan rusak atau tidak menyala. 

    Dari tegangan yang masuk ke dioda, aliran tegangan diarahkan ke sumber lampu yang sudah disiapkan. Rangkaian dimmer ini hanya cocok untuk di pakai untuk lampu pijar saja. Jika digunakan untuk lampu neon atau TL, dan juga lampu hemat energi, rangkaian ini tidak bisa bekerja sempurna. Bahkan rangkaian dimmer akan mengalami kerusakan pada rangkaian dimmer tersebut. Demikianlah sedikit ilmu mengenai rangkaian dimmer ini yang bisa anda praktekkan sendiri. Semoga bermanfaat.
    Selengkapnya »

    Rangkaian Booster TV UHF Sederhana

    10.36
    Rangkaian Booster TV UHF Sederhana ini berfungsi untuk menguatkan penerimaan sinyal oleh antena televisi UHF. Rangkaian Booster TV UHF ini cukup sederhana dan hanya menggunakan penguat tegangan dengan 1 transistor. Rangkaian Booster televisi UHF ini bekerja pada range frekuensi radio 400 – 800 MHz. 

    Impendansi input dan output rangkaian Booster TV UHF pada gambar dibawah adalah 75 Ohm. Rangkaian boster televisi UHF ini bekerja dengan sumber tegangan +12 volt DC. Rangkaian Booster antena sering digunakan untuk televisi di daerah yang jauh dari pemancar televisi. Gambar rangkaian dan daftar komponen untuk membuat rangkaian Booster TV UHF ini dapat dilihat pada gambar berikut. 


    Rangkaian Booster TV UHF diatas cukup sederhana, dengan sedikit komponen pasif dan sebuah penguat tegangan dengan 1 transistor. Rangkaian Booster antena ini sederhana tetapi perlu ketelitian dalam pembuatan nya, terutama dalam pembuatan PCB dan penyolderan komponen. Hal ini karena boster antena TV ini bekerja pada frekuensi tinggi. Nilai L1, L2, L3 dan L4 untuk rangkaian Booster TV UHF diatas dibuat dengan koker 3mm tanpa inti (inti udara) dan koker inti ferit, dimana banyaknya lilitan adalah :
    • L1, L2 = 2 gulung dengan kawat email 0,5 mm pada koker 3 mm tanpa inti 
    • L3, L4 = 10 gulung dengan kawat email 0,2 mm pada koker 3 mm inti ferit. 

    Setelah selesai perakitan perlu dilakukan seting bias tegangan basis transistor 2SC3358 dengan mengatur P1 5 KOhm kemudian mengukur tegangan pada titik pertemuan R1 dan R2 menjadi 0,85 volt. Apabila terkendala dalam mendapatkan transistor 2SC3358 maka transistor tersebut dapat diganti dengan transistor 2SC3355. 

    Rangkaian Booster TV UHF ini perlu di tutup dengan kotak alumunium yang terhubung ke ground rangkaian Booster TV UHF tersebut, hal ini bertujuan untuk mengamankan rangkaian boster antena ini dri interferensi gelombang elektromagnetik dari luar selain sinyal pancara TV.
    Selengkapnya »

    Rangkaian Mixer 3 Chanel Sedehana

    12.28
    Rangkaian Mixer 3 Chanel Sedehana - Rangkaian mixer 3 chanel pada gambar dibawah dibuat menggunakan penguat tegangan dari transistor yang disusun beberapa tingkat. Mixer 3 chanel ini terdiri dari 3 buah pre-amp mic transistor dan penguat tegangan dengan transistor darlington. Untuk mengoperasikan rangkaian mixer 3 chanel ini diperlukan sumber tegangan DC + 9 volt yang dapat diambil dari suatu batere maupun dari power supply. Berikut adalah gambar rangkaian dan komponen untuk membuat rangkaian mixer audio 3 chanel.


    Daftar Komponen Rangkaian Mixer 3 Chanel
    P1 = 5K 
    P2 = 5K 
    P3 = 5K
     R1 = 180K 
    R2 = 2M2 
    R3 = 750R
     R4 = 1K 
    R5 = 15K 
    R6 = 220R
    R7 = 1.5K 
    R8 = 820R 
    R9 = 150R
     R10 = 100K 
    R11 = 180K 
    R12 = 2.2M 
    R13 = 750R 
    R14 = 1K
    R15 = 180K 
    R16 = 2M2 
    R17 = 750R 
    R18 = 1K 
    C1 = 1µF-63V 
    C2 = 100µF-25V 
    C3 = 220µF-25V 
    C4 = 100µF-25V 
    C5 = 220µF-25V 
    C6 = 1µF-63V 
    C7 = 100µF-25V 
    C8 = 1µF-63V 
    C9 = 100µF-25V 
    Q1 = BC550C 
    Q2 = BC547 
    Q3 = BC557 
    Q4 = BC550C 
    Q5 = BC550C 
    B1 = 9V 
    J1,J2,J3 = 3mm Mono Jack 
    SW1,2,3,4 = SPST Toggle 

    Pada rangkaian mixer 3 chanel transistor diatas pada dasarnya terdiri dari 2 bagian utama sebagai berikut. Pre-Amplifier Microphone. Bagian pre-amp mic berfungsi sebgai penguat tegangan dari output microphone sebelum dicampur dengan sinyal yang lain. Rangkaian pre-amp mic ini dibangun menggunakan penguat tegangan dari transistor NPN tipe BC550C. 

    Pre-amp mic ini di desain untuk menguatkan sinyal output dari microphone tipe dinamic. Pada tiap pre-amp mic rangkaian mixer 3 chanel diatas dilengkapi pengatur penguatan sinyal dari microphone mengunakan potensiometer dan pembatas penguatan level sinyal menggunakan sebuah saklar untuk tiap chanelnya. Penguat Tegangan Transistor Rangkaian penguat tegangan dengan transistor darlington ini berfungsi untuk menguatkan sinyal dari pre-amp mic dan sebagai bagian pencampur sinyal-sinyal dari pre-amp mic yang diberikan ke rangkaian penguat tegangan ini. 

    Rangkaian penguat tegangan ini dibangun menggunakan transistor NPN tipe BC547 dan BC557 yang dirangkai secara darlington. Pada bagian ini sinyal dari pre-amp mic dicampur secara langsung dan diberikan sebagai input rangkaian mixer.
    Selengkapnya »

    Skema Rangkaian Equalizer Sederhana

    12.46
    Rangkaian sederhana berikut ini adalah Rangkaian Parametrik Equalizer atau yang disingkat dengan nama Para Q. Alat ini aslinya buatan luar negeri, di sini kami sajikan untuk Anda coba sendiri. Perhatikanlah skemanya dengan teliti baru mencoba merakitnya. Adapun cara kerja Rangkaian Parametrik Equalizer ini sebagai berikut. Rangkaian ini akan bekerja normal bila pemasangannya benar. 

    Alat ini mempunyai respon frekuensi pada dua, tiga puncaknya antara range frekuensi 50 Hz sampai dengan frekuensinya mencapai angka 15 Hz, itu bila sistematiknya parametrik model grafik yang banyak dijual di pasaran sekarang ini. Rangkaian yang ditampilkan di sini memiliki model yang lain yaitu mampu beroperasi pada frekuensi antara 50 Hz sampai 11 Hz dengan faktor Q1 sampai 25, sebab ukuran respon terbaiknya di atas nilai 1 Hz. Dengan cara ini maka dihasilkan suara tiruan seperti aslinya. Untuk ini perlu diberikannya data sebagai berikut sebelum mulai merakitnya.

    Sebelum alat ini disambungkan ke sumber catu dayanya (bila sudah selesai dirakit), control potensiometernya diletakkan dulu pada posisi menengah dan saklar by pass-nya dalam keadaan tertutup. Bila posisinya sudah begitu maka sinyal input akan sama dengan sinyal outputnya. Untuk selanjutnya lihat gambar skema di bawah ini.


    Pasanglah komponen IC dengan memakai soket, sebab dengan soket kerusakan akibat terlalu lama menyolder (panas) bisa dihindarkan dan komponen IC-nya tetap utuh, tidak mudah rusak. Pasanglah terlebih dulu semua komponen bukan IC. Setelah itu baru dipasangkan komponen IC-nya yang merupakan pekerjaan terakhir dalam merakit Rangkaian Parametrik Equalizer ini. Kerjakanlah dengan teliti dan sabar, pasti berhasil dengan baik.
    Selengkapnya »

    Rangkaian Power Amplifier OCL 1500 watt

    13.48
    Rangkaian power amplifier OCL 1500 watt pada gambar rangkaian dibawah adalah salah satu rangkaian power amplifier daya besar yang dapat digunakan untuk power amplifier lapangan (outdor). Rangkian power amplifier 1500 watt OCL inimenggunakan power output berupa 10 pasang transistor power tipe MJ21194 dan MJ21193. Rangkapower amplifier ini bekerja pada kelas AB dengan sumber tegangan simetris ± 135 volt DC. Power supply untuk rangkaian power amplifier 1500 watt ini terdiri dari power supply simteris ± 135 volt DC dan ± 130 volt DC. Rangkaian power amplifier dan daftar komponen untuk membuat power amplifier 1500 watt ini dapat dilihat pada gambar berikut. 


    Rangkaian power amplifier 1500 watt diatas adalah power ampliifer OCL yang akan menghasilkan lonjakan sinyal output yang tinggi pada saat pertama kali dihidupkan, sehingga rangkaian power ampliifer 1500 watt ini membutuhkan rangkaian speaker protektor untuk menunda terhubungnya output power amplifier ke loud speaker. 

    Rangkaian power amplifier 1500 watt diatas adalah gambar untuk satu chanel mono saja, sehingga untuk membuat power amplifier stereo 1500 watt (2 x 1500 watt) maka perlu membuat 2 unit rangkaian power amplifier seperti diatas. Sebelum digunakan rangkaian power amplifier 1500 watt diatas perlu dilakukan seting output agar pada saat tanpa input power amplifie rini memberikan tegangan output 0 volt. Proses seting tersebut dilakukan dengan mengatur tuas variabel resistor VR1 100 Ohm sambil mengukur titik output rangkaian power amplifier 1500 watt ini dengan multimeter pada posisi DC hingga diperoleh tegangan 0 volt DC. 

    Kemudian untuk seting bias transistor power dilakukan dengan mengatur nilai resistansi VR2 2 KOhm. Untuk mendapatkan daya output yang maksimal rangkaian power amplifier ini membutuhkan sumber tegangan DC dengan arus yang besar sehingga power supply untuk rangkaian power amplifier ini sebaiknya menggunakan tranformer minimal 20 A. 

    Selengkapnya »

    Rangkaian Penguat Sinyal Modem

    04.15
    Rangkaian Penguat Sinyal Modem - Internet sangat bermanfaat bagi anda untuk kebutuhan bisnis, usaha ataupun hanya untuk hobi. Untuk anda yang tinggal dikota besar, memang hampir tidak memiliki masalah dengan koneksi internet. Karena banyak pilihan untuk memilih koneksi internet, baik dengan kabel ataupun mobile Broadband. Akan tetapi bagi anda yang tinggal di daerah atau di lokasi yang tidak memungkinkan akses internet dengan kabel, tentu harus memiliki solusi lain.


    Salah satu solusi yaitu menggunakan layanan teknologi selular GSM seperti Telkomsel dengan Telkomsel Flash, Indosat, dengan IM2, XL, Three dll. Anda bisa juga menggunaka teknologi CDMA EVDO seperti Smart, smartfren, dan FLexi yang menghadirkan berbagai produk Internet Broadband.

    Permasalahannya sekarang, sinyal 3G/ EVDO dari operator selular belum mencakup semua lokasi di Indonesia yang begitu luas.  Yang paling banyak tercover biasanya hanya di kota-kota besar, itupun masih bisa terhalang oleh gedung gedung bertingkat. Jika anda kebetulan tinggal di lokasi yang  tidak tercakup layanan 3G/ EVDO, gunakanlah Rangkaian Antena Yagi sebagai penguat sinyal modem untuk mendapatkan akses 3G/EVDO tersebut.

    Dimensi Antena Penguat Sinyal Modem dengan 18 Director
    Director Number
    Length
    Spacing
    Number
    cms.
    cms.
    1
    6.3
    0.9
    2
    6.2
    2.2
    3
    6.2
    2.6
    4
    6.1
    3.1
    5
    6.1
    3.4
    6
    6.1
    3.7
    7
    6.0
    3.9
    8
    6.0
    4.0
    9
    6.0
    4.2
    10
    5.9
    4.4
    11
    5.9
    4.6
    12
    5.9
    4.7
    13
    5.9
    4.8
    14
    5.9
    4.8
    15
    5.8
    4.9
    16
    5.8
    4.9
    17
    5.8
    4.9
    18
    5.8
    4.9
    Reflector Length (cm)
    6.7
    Reflector Spacing (cm)
    2.9
    Driven Element (cm)
    6.5
    Spesifikasi
    Frequency (MHz).2450.0 Mhz
    Wavelength (cm).12.5
    Boom Diameter (cm).1
    Element Diameter (mm).0.2
    Boom Length (Metres)1
    Gain (dBd)15.5
    Useable bandwidth2401 to 2499 MHz
    SWR< 1.5
    Zo50 Ohm
    Panjang Director150 cm
    Panjang Antena100 cm

    Bahan – bahan
    1. Pipa alumunium persegi 1 Meter
    2. Pipa alumunium 0.2 mm silinderer 1,5 Meter
    3. Kabel Coaxial 50 Ohm 0,1 Meter
    4. Konektor N-Female 1 buah
    5. Pipa Paralon 0,15 Meter
    6. Tutup Paralon 1 buah
    Ada banyak fungsi sebenarnya Rangkaian Antena Penguat Sinyal Modem selain untuk menerima gelombang UHF untuk TV, antena yagi juga bisa untuk menerima gelombang wifi dari internet hotspot, malahan juga sering digunakan untuk nembak hotspot orang, trus ada juga yang bisa menerima gelombang dari pemancar CDMA jadi kalau di daerah yang sinyal handphonenya lemah dapat menggunakan antena jenis yagi untuk memperkuat sinyal yang masuk ke handphone.
    Source : rangkaianelektronika.info
    Selengkapnya »

    Rangkaian Sederhana Power Inverter 500 W

    04.08
    Rangkaian Sederhana Power Inverter 500 W - Inverter adalah sebuah perangkat elektrik yang digunakan untuk mengubah arus listrik searah (DC/Direct Current) menjadi arus bolak-balik (AC/Alternating Current). Inverter mengkonversi arus DC 12/24 volt dari sumber arus backup seperti batere/accu, panel surya / solar cell menjadi AC 220 volt setara arus listrik PLN. Dalam Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), inverter ini diperlukan untuk menyediakan sumber arus AC untuk perangkat listrik seperti lampu, televisi, pompa air, dan lain-lain.


    Rangkaian ini akan memberikan tegangan output gelombang persegi dengan sangat stabil. Frekuensi operasi ditentukan oleh potensiometer dan biasanya diatur ke 60 Hz. MOSFET tambahan dapat sejajar untuk daya yang lebih tinggi. Disarankan untuk memasang “Fuse” dalam Power Line dan untuk selalu memiliki “Load terhubung”, sementara tenaga sedang diterapkan. Fuse harus bernilai 32 volt dan harus sekitar 10 Ampere per 100 watt output. 
    Selengkapnya »

    Rangkaian Konverter DC Ke DC Sederhana

    14.39
    Rangkaian Konverter DC Ke DC Sederhana - Tegangan searah (DC) pada sistem tenaga listrik saat ini sangat dibutuhkan. Hal ini dapat kita ditemui pada berbagai macam peralatan rumah tangga di sekitar kita. Salah satu aplikasi yang berhubungan dengan tegangan searah (DC) tersebut adalah konverter DC ke DC. Dengan rangkaian konverter DC ke DC ini kita bisa membuat dan memiliki  konverter DC ke DC yang bisa digunakan untuk menyuplai sistem catu daya di dalam mobil.

    Rangkaian Konverter DC ke DC merupakan salah satu jenis rangkaian elektronika daya yang berfungsi untuk mengkonversi tegangan masukan searah konstan menjadi tegangan keluaran searah yang dapat divariasikan berdasarkan perubahan duty cycle rangkaian kontrolnya. 


    Sumber tegangan DC dari konverter DC ke DC dapat diperoleh dari baterai, atau dengan menyearahkan sumber tegangan AC yang kemudian dihaluskan dengan filter kapasitor untuk mengurangi riak (ripple). Secara garis besar, konverter DC ke DC dibagi menjadi 2 macam, yaitu tipe linier dan tipe peralihan (switching).  Berikut ini kami sajikan gambar skemanya untuk bahan pembelajaran Anda yang ingin dan sedang menekuni dunia elektronika.

    Rangkaian Konverter DC ke DC di atas adalah konverter DC ke DC untuk power amplifier mobil. Input 12V menghasilkan output +30 V dan-30V untuk preamp atau power amplifier. Rangkaian ini menggunakan IC SG3525, MOSFET dan switching power supply.
    Selengkapnya »

    Rangkaian Power Amplifier 1000 Watt

    16.15
    Rangkaian Power Amplifier 1000 Watt - Anda bisa bayangkan, betapa menggelegar suara dari Power Amplifier 1000 Watt. Karena rangkaian ini telah dirancang agar menghasilkan suara yang memuaskan. Berikut adalah skema rangkaian amplifier 1000 watt.


    Untuk merakit catu daya DC dan transistor keluaran harus besar, gunakan kabel yang berukuran besar antara 1,5 – 3mm. Pasokan yang digunakan transformator (travo) dengan 20A/45Ct dan setidaknya harus menggunakan kapasitor 4x10000uf/80 volt. Rangaian ini mampu memasok daya 10000watt sehingga transistor daya akan sangat panas, maka berilah kipas pendingin baik di transisitor daya atau di sekitarnya.

    Sedangkan Transistor alternatif untuk pengganti 2SA1494 adalah 2SA1216 dari Sanken. Transistor ini memiliki disipasi daya 200-350 watt pada setiap pasangnya.

    Sehingga mampu untuk operasi jangka panjang lebih tahan lama. Perlu diingat, dipasaran biasanya transistor ini dijual secara sepasang, sehingga Anda tidak dapat membeli 2SC2922 sendiri tanpa 2SA1216 atau 2SA1494 tanpa 2SC3858. Kisaran harga transitor tersebut adalah Rp. 30.000-40.000/pasangan
    Selengkapnya »

    Rangkaian Amplifier Sederhana 8Watt

    09.47
    Rangkaian amplifier sederhana ini mempunyai daya 8 watt. Amplifier ini menggunakan satu IC kecil (LM 383) dan didukung oleh beberapa komponen resistor dan elco. Komponen banyak dijual dipasaran, rangkaian ini sangat cocok bagi pemula untuk mencoba dan mempraktekkannya. Input menggunakan potensio meter, yang berfungsi mengontrol volume dari output misalnya MP3, Alarm, VCD atau dari PC anda. Catu daya yang dibutuhkan cukup dengan 500 mA 12 Volt.


    Daftar Komponen :
    C1 : 10uf Elco
    C2 : 470uf Elco
    C3 : 0.1uF Capacitor
    C4 : 2000uf Elco atau 2200uF
    R1 : 2.2 Ohm Resistor
    R2 : 220 Ohm Resistor
    IC1 : LM383 8 Watt Amp IC
    Atau TDA2002

    Note :
    Gunakan pendingin / heatsink untuk IC 1
    Power Supply 500mA pada tegangan 12V.
    C4 jika tidak ada, ganti dengan Elco 2200uF
    Selengkapnya »

    Rangkaian Sederhana Saklar Suara

    13.19
    Rangkaian Sederhana Saklar Suara - Rangkaian ini merupakan rangkaian saklar elektronik yang peka terhadap suara penggunanya. Komponen yang berperan sebagai sensor berupa microphone ( MIC ). Dengan menggunakan rangkaian ini penguna tidak lagi repot-repot menekan tombol saklar saat menyalakan lampu atau peralatan elektronik lainnya.

    Suara dari pengguna merupakan input dari microphone ( MIC ) dan menjadi masukan sinyal input ke IC1A op-amp (LM 358). Ini merupakan rangkaian non-inverting amplifier dengan menghasilkan penguatan 151 atau 43,6 dB. VR (variabel resistor R6) berfungsi untuk mengatur dan menyesuaikan penguatan / sensitivitas dari rangkaian non-inverting amplifier tersebut. Suatu pengaturan awal bisa dipakai bila gainnya tetap, Potensiometer dipakai untuk memicu pada tingkat suara yang berlainan supaya memperoleh rata-rata keluaran suaranya.


    Tegangan DC 12 V merupakan sumber tegangan ke kaki no. 5 pada IC1b op-amp yang kedua, yang berfungsi sebagai sebuah comparator. Tegangan resistif pada pin 6 berkisar sekitar 2V. Apabila tegangan pada pin 6 dan pin 7 tinggi. Maka akan menggerakkan transistor Q1 dan akan mengaktifkan relay serta menyalakan LED. Dioda 1n4004 pada di relay berfungsi untuk menghindari tegangan balik yang bisa menyebabkan kerusakan pada transistor.

    Catatan :  rangkaian saklar suara ini berfungsi menutup kontak relay dan selanjutnya akan membukanya kembali (dalam waktu tertentu), untuk menyalakan lampu atau peralatan elektronik lainnya, anda harus mengkombinasikan dengan rangkaian Saklar On-Off Digital atau rangkaian saklar elektronik lainnya.
    Selengkapnya »

    1,5 - 3,5 Volt Rangkaian Power Supply DC

    12.15
    1,5 - 3,5 Volt Rangkaian Power Supply DC - Berikut adalah diagram rangkaian power supply DC. Ini adalah power supply kecil yang menyediakan tegangan DC, antara 1,5 dan 35 volt pada 1 ampere. Rangkaian ini siap untuk digunakan, Anda hanya perlu menambahkan sebuah transformator yang sesuai. Rangkaian ini tahan terhadap kelebihan panas karena limiter arus dan perlindungan kelebihan panas termasuk dalam IC.


    fitur:
    Hanya menambahkan sebuah transformator yang sesuai (lihat tabel)
    Cocok sebagai power supply dan hemat uang untuk pembelian baterai
    Cocok sebagai power supply yang dapat diatur yang disesuaikan untuk percobaan
    Kontrol DC motor, lampu tegangan rendah, ...

    spesifikasi:

         Preset setiap tegangan antara 1,5 dan 35V
         Ripple sangat rendah (80dB rejection)
         Short circuit, perlindungan panas dan kelebihan beban
         Max tegangan input: 28VAC atau 40Vdc
         Max disipasi: 15W (dengan heatsink)
         Dimensi: 52 × 52mm (2.1 "x 2.1")

    Spesifikasi teknis

         Input Voltage = 40Vdc maks Transformer
         Output Voltage = 1.5V untuk 35Vdc
         Output Arus = 1,5 Amps maks.
         Disipasi Daya = max 15W (cooled)

    Catatan:
    Tidak harus didinginkan jika digunakan untuk daya yang kecil. 28 Volt AC max diperbolehkan untuk tegangan input.
    Selengkapnya »

    12V - 250V Rangkaian Konverter Sederhana

    12.07
    12V - 250V Rangkaian Konverter Sederhana - Sebuah rangkaian konverter portable 12V menjadi 250V yang sangat sederhana dapat dirancang dengan menggunakan diagram rangkaian berikut ini. Rangkaian konverter 12V menjadi 250V Ini dirancang untuk penggunaan portabel dengan sumber listrik 12 V dari battery mobil. Sebuah astabil multivibrator T1 dibuat dan T2 menghasilkan gelombang persegi pada frekuensi 50 Hz. T1 dan T2 juga sebagai penggerak exit stage system dan juga bekerja di “push-pull”. Ketika T1 melewati arus T3: T5 dan bahwa hal itu melibatkan transistor kedua terhubung ke setengah baterai dari 12 V gulungan sekunder dari transformator Tr. Ketika T2 bekerja, transistor T6 digabungkan dengan baterai bagian lain dari adapter jaringan.


    Jika digunakan untuk tahap output 40 411 RCA transistor, arus melalui gulungan sekunder bisa sampai 10 A, memberikan output daya 180 watt. Jika Anda menggunakan transistor 2N3055, daya output akan berkisar 90 watt. Karena output transistor didorong untuk saturasi, transistor memiliki radiators yang dipasang sangat tinggi. Meskipun memiliki konstruksi sederhana dan memiliki efisiensi tinggi, kelemahannya adalah tegangan output persegi yang, dengan tidak adanya regulator tergantung pada kerja: beban kecil, tegangan output 250 V ac (tidak bekerja dengan baik untuk kontrol kecepatan mesin, dimmer lampu, televisi, peralatan hi-fi.)
    Selengkapnya »

    Rangkaian Lampu TL Dengan Transistor 2n3055

    12.52
    Rangkaian lampu TL ini memakai transistor 2n3055 dan beberapa rangkaian pasif lainnya. Bila di perhatikan sejenak rangkaian ini cukup simpel, namun waktu anda mencoba merakitnya barangkali anda akan menemui kesulitan didalam pengadaan trafonya. Inti trafo dapat memakai batang ferit yang dililit memakai kawat email tembaga yang berdiameter 0, 1 mm pada sisi sekunder ( yang menuju ke lampu tl ) dan 0, 8 mm pada sisi primer.

    Lampu tabung atau lampu tl ( tubular lamp ) yaitu type lampu pelepasan gas berupa tabung, diisi uap raksa yang memiliki tekanan rendah. radiasi ultraviolet yang ditimbulkan oleh ion gas raksa pada lapisan fosfor didalam tabung akan dipancarkan berbentuk cahaya tampak ( gejala fluorensensi ). Elektroda yang dipasang pada ujung-ujung tabung yang berupa lilitan kawat pijar dan akan menyala bila dialiri arus listrik.

    Rangkaian lampu tl juga biasa disebut dengan lampu pendar. lampu ini ialah merupakan salah satu jenis lampu lucutan gas yang memakai daya listrik untuk mengeksitasi uap raksa. Uap raksa yang tereksitasi tersebut menghasilkan gelombang cahaya ultraviolet yang pada gilirannya mengakibatkan lapisan fosfor berpendar dan menghasilkan cahaya yang kasat mata. Lampu pendar dapat menghasilkan cahaya dengan lebih efisien daripada lampu pijar.


    l1, l2 = 30 lilit/0. 8mm

    l3 = 600 lilit/0. 1mm

    lihat arah lilitan titik a dan b mesti saling membelakangi

    Didalam bidang penerangan, lampu fluorescent atau dikenal juga dengan lampu TL sudah dipakai secara luas baik didalam industri ataupun dipakai di tempat tinggal. Lampu type fluorescent atau lampu TL adalah type lampu yang sangat banyak dipakai dari semua type lampu yang memiliki prinsip kerja yang sama yaitu pelepasan muatan listrik.

    Lampu fluorescent adalah lampu type lampu yang cukup efisien saat mengubah energi listrik menjadi energi cahaya, terlebih bila dibanding dengan lampu type kawat pijar. namun dengan makin mahalnya harga listrik, akhir akhir ini sudah banyak diperkenalkan lampu lampu type fluorescent dengan beraneka bentuk dan ukuran yang nyatanya cukup hemat akan pemakaian listrik. di antaranya adalah lampu fluorescent dengan ballast kumparan berinti besi yang dapat dipakai pada rangkaian lampu tl.
    Selengkapnya »

    Rangkaian Jam Digital Sederhana

    12.49
    Rangkaian jam digital ialah suatu rangkaian pencacah naik yang bekerja dengan cara asinkron. rangkaian jam digital yang di rancang biasanya adalah sebuah jam dengan penunjukan waktu memakai ketelitian bilangan (bukan jarum jam) mulai dari jam, menit sampai dengan detik menggunakan sistem 24 jam. Rangkaian ini di lengkapi empat buah tampilan dengan 7 ruas lampu led untuk menampilkan waktu.

    Sumber detak adalah pembangkit yang bisa menghasilkan detak satu getaran per detik ( 1 hz ). Pembangkit ini di pakai untuk menunjukan bilangan detik dengan penunjukan maksimal dua digit (00) dan memicu pencacah untuk memulai cacahnya. pencacah-pencacah ini di pakai buat penunjukan bilangan menit dengan prinsip kerja yang sama. sedangkan pencacah lainnya di pakai buat penunjukan bilangan jam dengan penunjukan waktu maksimum 23 jam.

    Saat ini bisa di simpulkan, bahwa rangkaian jam digital ialah suatu rangkaian digital sederhana yang memanfaatkan prinsip kerja dari pencacah naik yang bisa bekerja dengan cara asinkron, dimana pencacah yang paling ujung di pakai buat penunjukan bilangan satu dari detik serta juga datang dari sumber detak sedangkan pencacah berikutnya di picu oleh pencacah sebelumnya.


    spesifikasi yang di pakai dalam Rangkaian Jam Digital Sederhana ini adalah :

    sumber detak
    Sumber detak yang dipakai adalah sebuah pembangkit pulsa yang menghasilkan detak satu getaran per detik ( 1 hz ) untuk memperoleh hitungan detik.

    catu daya
    Semua yang memerlukan masukan high pada ic dihubungkan dengan catu daya positif  dan sebaliknya semua yang memerlukan masukan low dan input nc dihubungkan pada catu daya negatif.

    ic 7490
    ic 7490 adalah suatu decade counter yang mencacah empat bit dari bilangan 0000 ( desimal 0 ) sampai 1001 ( desimal 9 ). rangkaian didalamnya terdiri dari empat buah flip-flop berderet dan gerbang-gerbang khusus yang digunakan untuk mereset flip-flop.

    indikator
    Indikator yang dipakai adalah enam buah seven segment, yang digunakan untukmenampilkan angka-angka cacahan didalam bentuk bilangan desimal.

    gerbang AND
    Pada simulasi ewb dipakai gerbang AND biasa buat menyederhanakan rangkaian simulasi, tetapi pada prakteknya dapat digunakan ic 7408 yaitu empat rangkap gerbang AND dengan dua input pada rangkaian jam digital.
    Selengkapnya »
    Postingan Lebih Baru
    Postingan Lama
    Beranda
    Langganan: Postingan (Atom)

    Entri Populer

    • Rangkaian Power Amplifier Subwoofer dengan IC TDA1516BQ
      Rangkaian amplifier subwoofer ini menggunakan power amplifier jenis BTL (Bridge Tied Load) menggunakan IC TDA1516BQ. Rangkaian amplifier s...
    • Rangkaian Power Amplifier Transistor Jengkol 150W
      Rangkaian Power Amplifier Transistor Jengkol 150W  ini merupakan rangkaian amplifier kelas AB. PCB untuk rangkaian power amplifier ini dapa...
    • Rangkaian Pemancar FM Stereo Sederhana
      Rangkaian Pemancar FM Stereo Sederhana ini merupakan piranti menarik yang akan menyiarkan sinyal stereo berkualitas tinggi dalam rentang f...
    • Rangkaian Booster TV UHF Sederhana
      Rangkaian Booster TV UHF Sederhana ini berfungsi untuk menguatkan penerimaan sinyal oleh antena televisi UHF. Rangkaian Booster TV UHF ini...

    Label

    Alarm Amplifier Audio Booster Charger Inverter Jam Digital Konverter Led Mixer Pemancar FM Power Amplifier Power Supply Radio Rangkaian Accu Rangkaian Elektronika Remote Saklar
    Copyright 2014 Skema Rangkaian Elektronika Dasar Template By Ridwan Hex